Kamis, 09 Mei 2013

Java Heat


Java Heat

> Sutradara         
   Conor Allyn
> Produser          
   Conor Allyn, Rob Allyn, Seth Baron
>Penulis              
   Conor Allyn, Rob Allyn
>Pemeran           
   Kellan Lutz, Mickey Rourke, Ario Bayu, Atiqah Hasiholan
>Musik               
   Justin Caine Burnett
>Sinematografi   
   Shane Daly
>Penyunting        
   Harvey Rosenstock
>Distribusi          
   Margate House
>Durasi              
   98 menit
>Negara             
   Indonesia


>> Sinopsis

Dalam keadaan diborgol di ruang interogasi kepolisian, Jake Travers (Kellan Lutz) mengaku sebagai asisten guru asing
yang baru saja selamat dari ledakan bom. Tapi Hashim (Ario Bayu), seorang detektif dari kesatuan Densus 88,
menaruh kecurigaan terhadap Jake. Jake adalah salah satu saksi kunci dalam insiden serangan bom bunuh diri
yang terjadi di sebuah pesta amal di mana Sultana (Atiqah Hasiholan),
seorang putri keraton yang cantik mempesona dan sangat populer, tewas terbunuh.
Kejadian-kejadian mengejutkan selalu mengikuti ke mana Jake dan Hashim melakukan penyelidikan,
dan membuat Hashim semakin menaruh kecurigaan terhadap Jake.
Ketika mobil polisi yang ditumpangi Jake dan Hashim diserang komplotan teroris,
Jake menyelamatkan nyawa Hashim. Saat itu Jake menunjukkan kemampuan memegang senjata yang tidak mungkin
dimiliki oleh seorang yang berprofesi sebagai asisten guru. Dengan diliputi keraguan, Jake dan Hashim terpaksa
bekerjasama dan perlahan misteri di hadapan mereka mulai tersibak.
Sementara itu, istri dan anak-anak Hashim diculik. Kejadian demi kejadian penuh
ketegangan dan aksi memperkuat kerjasama Jake dan Hashim untuk membongkar apa yang terjadi.
Pertarungan semakin memanas dan puncaknya terjadi di Perayaan Waisak di Candi Borobudur.
Di tengah keramaian festival pelepasan lampion akan terjadi pertukaran perhiasan dan sandera yang menjadi klimaks film.

>> Yang saya suka dari film ini :

1.Film ini menggambarkan dan menjelaskan banyak tentang indonesia
(Batik,nasi goreng,pecak silat,candi Borobudur,keraton,wayang.dll)
2.Adegan saat mobil polisi ditabrak mobil teroris..
3.Saat basoka diluncurkan pengawal keraton, ledakan'nya dahsyat mamen
4.Lumayan nih film ada pemanis'nya dari Uli aulia ,, hehe
5.Pas ada acara ke agamaan di Borobudur.. gilak lah, candi'nya kelihatan megah banget
6.Quotes
 > This is my case! | And this is my country
 > sedikit Bicara, banyak mendengar
 > Ndak pa pa kalo nak sultan mau menangis | Tidak di depan dia
 > Tuhan yesus, bunda maria melindungi kita | Insyaallah .. '_'a?

>> Yang saya tidak suka :

1.Perbincangan dua orang indonesia yang pake bahasa inggris
(Pebincangan Hasyim sama komandan) & (Perbincangan Hasyim sama Sultan)
2.Pas Hasyim (Ario) memandikan mayat anto (Rio) ,masa ia cuma sendiri ditempat terbuka lagi
3.seragam dan mobil polisi yang ada tulisan datasemen 88 (Densus) yang di pakai sama Hasyim seharus'nya tidak diperlihat kan, Densus kan agen rahasia
4.Pas Hasyim (Ario) melakukan penyelidikan di TKP , masa ia cuma dilakukan sendirian
5.Pengawalan harta keraton yang cuma dikawal sekitar 4 orang tanpa ada kawalan dari polisi (?)

>> Saran    :

1.Seharus'nya ni film harus banyak pakai bahasa daerah

Sebenernya film ini lumayan bagus di bandingkan dengan film" indonesia pada umum'nya,
walaupun masih banyak hal yang harus di perbaiki,tetap dukung perfilm'an indonesia..
kalau bukan kita siapa lagi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kami butuh komentar anda